KEYNOTE SPEECH
Direktur Utama PT. BPR Hariarta Sedana

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastiastu

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kesehatan dan kekuatan bagi kita semua, sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72.

Tujuh Puluh Dua Tahun Indonesia merdeka merupakan rahmat yang tak ternilai harganya dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan kemampuan yang kita miliki, Indonesia menapak di jalan yang telah dibangun oleh founding fathers Bangsa kita, untuk mewujudkan sebuah negara yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Marilah kita ayunkan langkah bersama untuk bekerja secara nyata meneruskan pembangunan. Hanya melalui kerja nyata, cita-cita mulia bangsa kita sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 dapat diwujudkan yakni dapat berdiri kokoh sebagai bangsa yang berdaulat. Kesadaran akan hal inilah yang mendasari pencanangan Gerakan Nasional “Kerja Nyata Bersama” dalam memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72.

Beberapa hari yang lalu, kita baru saja memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke 22. Perayaan tersebut merupakan wujud penghargaan dan apresiasi atas keberhasilan dan prestasi putera-puteri bangsa Indonesia yang gemilang di bidang iptek, selain itu juga dipamerkan berbagai produk inovasi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemandirian dan daya saing bangsa.

Pada kesempatan yang sama juga telah dicanangkan tahun 2017 sebagai Tahun Inovasi. Diharapkan melalui pencanangan tahun Inovasi ini, ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge based economy) dapat segera diwujudkan.

Marilah kita lanjutkan cita-cita tersebut, dan kita isi kemerdekaan ini dengan komitmen dan semangat untuk terus bekerja nyata dalam menumbuh-kembangkan teknologi dan inovasi sebagai bekal bangsa Indonesia untuk mandiri dan berdaya saing di era globalisasi. Kita gelorakan Kerja Nyata Bersama.

Teknologi dan inovasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita dan bahkan telah menjadi faktor penggerak pembangunan. Untuk itu kita tidak dapat lagi bertumpu pada sumberdaya alam (resource driven) yang akan habis jika dikonsumsi secara terus-menerus tetapi harus dapat melakukan terobosan dimana teknologi dan inovasi menjadi motor penggerak pembangunan (innovation driven).

Pembangunan Indonesia memerlukan inovasi, sebagai tulang punggung industri dan untuk terciptanya ekonomi berbasis pengetahuan. Oleh karenanya, teknologi dan Inovasi, sekali lagi, harus menjadi bagian hidup kita sehingga kita bisa memperoleh nilai tambah dari keseharian kita, dan dari situlah ekonomi bangsa akan berkembang.

Dalam mengisi kemerdekaan saat ini, peran BPR adalah turut membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian rakyat hal ini dibuktikan dengan jumlah BPR/S dan Bank Umum yang tercatat ada 1.621 unit tersebar di seluruh Indonesia. Kehadiran PT. BPR Hariarta Sedana (Bank HS) yang didirikan sejak tahun 1989 menambah semaraknya dunia Perbankan dalam rangka membantu pemerintah untuk merealisasikan tujuan pengentasan kemiskinan melalui strategi implementasi yang kompetitif dan operasional yang sehat.

Saat ini implementasi teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) di sektor finansial dianggap bukan lagi menjadi dominasi Bank Umum saja, melainkan juga telah meluas ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Dalam situasi ini maka perlu adanya penguatan internal BPR atau regulator yang menetapkan risiko keamanan e-banking untuk BPR setara penanganan e-banking pada bank umum, seperti yang tercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 38/POJK.03/2016 tentang penerapan manajemen resiko dalam penggunaan teknologi informasi oleh Bank Umum.

Seiring berkembangnya Teknologi, persaingan dalam dunia perbankan kini tak lagi hanya persaingan antar bank, akan tetapi bisnis perbankan dituntut untuk bersaing dengan teknologi yang semakin maju. Hal tersebut dapat kita lihat dari maraknya industri teknologi dan komunikasi serta agen perjalanan yang telah menggunakan teknologi digital untuk menyasar pasar perbankan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri perbankan agar mengoptimalkan penerapan layanan perbankan digital (digital banking) sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang diyakini dapat meningkatkan efisiensi operasional perbankan. Untuk menghadapi tantangan tersebut, kami, team PT. BPR Hariarta Sedana, memiliki visi, misi dan kesamaan persepsi demi memajukan perusahaan ini yaitu dengan cara “kita harus bisa menjadi Agent of Change,” yang dapat membawa perubahan kepada yang lebih baik.

Sebagai upaya dalam mengimplementasi Digital Banking, Bank HS tengah melakukan terobosan dan transformasi menuju “Era Digital Banking”, yaitu dengan membuat Website dan PORTAL BPR HS yang menyajikan Aplikasi Monitoring Business Online System, dimana pada aplikasi tersebut berisi konten yang menyajikan Data SDM (Kepegawaian), Proses Pengajuan Kredit hingga Kredit terealisasi (Berbasis Online), serta Pendaftaran dan Pengambilan Tabungan, kedepan tentunya akan ada inovasi-inovasi baru terkait dengan pengembangan Aplikasi online yang dikeluarkan oleh Bank HS. “Indonesia Kerja Bersama, Bersama HARIARTA Membangun Perekonomian yang Lebih Baik”.

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassallamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tangerang, 16 Agustus 2017 Direktur Utama PT. BPR Hariarta Sedana

Ir. Gede Yudha, MM